Alam Semesta Tak Terhingga

Kenapa alam semesta diciptakan sedemikian rupa tak terhingga, supaya manusia dipaksa mengakui keterbatasannya. Bayangkan seandainya alam semesta bisa dipahami batasnya, maka dengan sombongnya manusia akan merasa sudah melingkupi dengan akalnya. Dan dia tidak akan mengakui adanya Sang Pencipta. Bahkan ketika sudah jelas bahwa akalnya tidak akan mampu memahami sepenuhnya keteraturan alam semesta, manusia masih dengan sombongnya mengatakan bahwa alam semesta ada dengan sendirinya. Atau mengakui adanya Pencipta, tapi dengan sambil lalu saja.

4 Agustus 2026 · 1 menit

Bahagia

Kalau tak engkau serahkan sepenuhnya kepada Yang Kuasa Maka dirimu senantiasa akan sengsara Karena pikiranmu selalu mendamba Apa yang tidak ada di sana Ketika musibah menimpamu Hatimu resah sedih kapan ini akan berlalu Ketika berkah dititipkan padamu Hatimu tetap gelisah khawatir akankah ini tetap menjadi milikku Maka didiklah diri Untuk cukup hanya mengamati Tanpa perlu menghakimi Apapun saja yang terjadi Tidak khawatir dan tidak pula bersedih hati Itulah kebahagiaan surgawi yang dijanjikan Ilahi Rabbi Untuk hamba-Nya yang sejati Yang mau menempuh jalan sunyi

4 Agustus 2026 · 1 menit

Beratnya Membaca Al Qur'an

Aku tahu sekarang mengapa sangat terasa berat membaca Al Qur’an. Rasanya seperti menjadi tertuduh yang ditelanjangi habis kesalahannya. Ketika Al Qur’an berbicara tentang orang munafik yang tidak pernah sungguh-sungguh membantu perjuangan Nabi, aku merasa berdiri di depan cermin dan melihat bayanganku di sana. Aku hanya berdiri di tepian saja, melihat teman-teman berjuang sepenuh hati menolong agama Allah. Aku hanya membantu sesempatnya saja, dan kalau menginfaqkan harta, hanya sebagian KECIL darinya. ...

4 Agustus 2026 · 1 menit

Berita Lelayu

Ketika ada berita lelayu di media sosial, para warganya bersahut-sahutan menyatakan “semua milik Allah dan akan kembali kepada-Nya” dan menuliskan doa. Teman-temannya menyampaikan belasungkawa dan setelah itu beberapa hari kemudian lupa. Hanya keluarga yang terus mengenang dan mendoakannya. Jadi sudah jelas kan prioritas hidup kita ini apa?

4 Agustus 2026 · 1 menit

Berusaha Meraih Sakinah

Tuhan menjadikan pasangan atau jodoh bagi manusia agar ketika keduanya bersatu akan merasa tenang (sakinah). Dan sebagai bekalnya Allah menganugerahkan rasa ketertarikan (mawaddah) dan cinta (rahmah). Allah menggunakan kata litaskuna ilaiha (kepadanya), dan bukan litaskuna fiiha (di dalamnya), bisa jadi menunjukkan bahwa kondisi sakinah itu adalah sesuatu yang dituju dan perlu diperjuangkan, bukan sesuatu yang sudah pasti (given). Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang… (QS. Ar-Rum: 21) ...

4 Agustus 2026 · 1 menit

Idul Fitri

Segala puji milik Allah Tidak ada tuhan selain Dia Yang Maha Lebih Besar dari segalanya Atas perkenan-Nya, Kita merayakan berakhirnya madrasah puasa Semoga kita memang dinilai lulus darinya Dan layak mendapatkan peningkatan derajat takwa Sehingga bisa lebih mengenal aku fitrah yang sejati Yang dulu di alam Azali Bersaksi mengakui Allah Ilahi Rabbi Selamat Idul Fitri Taqobbalallaahu minna wa minkum Mohon maaf lahir batin

4 Agustus 2026 · 1 menit

Ittiba' Nabi

Kalau mengikuti Nabi, jangan hanya meniru Cingkrang jubahnya Panjang jenggotnya Lebih dari satu istrinya Rapat kaki dalam shalatnya Bercelak matanya Itu semua bagus. Tapi hendaknya tirulah juga Kesabaran dalam penderitaannya. Apalagi yang lebih perih daripada mengetahui bahwa cucu-cucu kesayangannya akan mati diracun dan dipenggal? Kesederhanaan hidupnya. Siapa pemimpin besar umat manusia yang tidur hanya beralaskan tikar dan sampai membekas di punggungnya? Keteguhan dalam memegang amanahnya. Siapa orang yang lebih bisa dipercaya dibandingkan orang yang bahkan musuhnya mempercayakan barang milik untuk dititipkan kepadanya? ...

4 Agustus 2026 · 1 menit

Lauhul Mahfuzh

وَمَا مِنْ غَائِبَةٍ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ Tiada sesuatupun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh). (QS. An-Naml: 75) Jangan ragu-ragu lagi, betapapun sangat sulit kita membayangkannya. David Bohm, fisikawan quantum theory terkemuka, telah menunjukkan secara matematis bahwa alam semesta dan apapun yang ada di dalamnya, termanifestasikan ke dalam wujud fisik sesuai dengan aturan atau template yang berada di pre-space. Ini mungkin yang disebut Lauhul Mahfuzh, kitab yang nyata.

4 Agustus 2026 · 1 menit

Memegang Bara Api

Ini sungguh jaman kegelapan. Kita sungguh hidup di masa yang sulit untuk menjalani nilai-nilai yang diajarkan Kanjeng Nabi. Seperti memegang bara api kata Rasul. Ibarat menapaki jalan menanjak nan terjal. Sangat melelahkan. Ketika hanya dengan kaya untuk menjadi yang mulia. Ketika orang dermawan dimanfaatkan. Ketika berlaku rendah hati, kemudian benar-benar direndahkan. Ketika bersikap lemah lembut, kemudian dianggap benar-benar lemah. Ketika orang culas mendapat aplaus. Hanya yang mendapatkan hikmah yang bisa selamat. Alhamdulillah kita dikaruniai jalan nubuwwah Maiyah yang ditaburi hikmah.

4 Agustus 2026 · 1 menit

Mengelola Pikiran

Kunci sehat adalah mengelola pikiran dan hati. Tidak semua hal perlu dimasukkan ke pikiran, apalagi ke hati. Hanya Allah, Rasulullah, orang tua, guru, dan anak istri yang perlu menjadi perhatian raja dan panglima jiwa kita itu. Beberapa hal -pekerjaan misalnya- cukup hanya sampai tangan untuk di-handle. Beberapa hal lagi -seperti penguasa lalim tidak tahu malu- bahkan tidak perlu pakai tangan, cukup pakai kait, karena hina dan rendahnya martabat hal itu.

4 Agustus 2026 · 1 menit