Rumi tentang Perempuan

Maulana Rumi berkata: Siang dan malam kau terus berjuang, berusaha memperbaiki perangai perempuan dan mensucikan kekotorannya melalui dirimu. Padahal jalan yang lebih baik adalah kau mensucikan dirimu melalui dirinya, bukan mensucikan dirinya melalui dirimu. Didiklah dirimu dengan perantaraan dirinya. Tidak ada kerahiban dalam Islam. Kalau hanya sekadar menahan syahwat seks, apalah tantangannya. Ujian sebenarnya dalam hidup, adalah seperti diajarkan Rasulullah Muhammad. Yaitu menikahi perempuan, menahan kesewenang-wenangannya, mendengarkan absurditasnya, dan menjalani susah senang hidup bersamanya, agar bisa mengasah perangai diri menjadi lebih jernih.

8 Agustus 2026 · 1 menit

Berusaha Meraih Sakinah

Tuhan menjadikan pasangan atau jodoh bagi manusia agar ketika keduanya bersatu akan merasa tenang (sakinah). Dan sebagai bekalnya Allah menganugerahkan rasa ketertarikan (mawaddah) dan cinta (rahmah). Allah menggunakan kata litaskuna ilaiha (kepadanya), dan bukan litaskuna fiiha (di dalamnya), bisa jadi menunjukkan bahwa kondisi sakinah itu adalah sesuatu yang dituju dan perlu diperjuangkan, bukan sesuatu yang sudah pasti (given). Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang… (QS. Ar-Rum: 21) ...

4 Agustus 2026 · 1 menit