Aristoteles Frustasi

Dari dulu Aristoteles sudah skeptis dengan ide demokrasi. Argumennya sederhana, bagaimana mungkin orang yang berbeda-beda tingkat keilmuannya disamakan sesuai dengan prinsip “one man, one vote” dalam sistem demokrasi? Bukannya merendahkan, tapi tentu ada bedanya suara dari seorang profesor dengan buruh kasar tamatan SD. Kalau semua orang punya hak pilih yang sama, maka hasilnya sangat mungkin adalah keburukan-keburukan dari “mengikuti kebanyakan manusia”. Makanya kemudian Amerika punya Trump. Ada kutipan yang beredar luas dan sering ditempelkan ke Trump — “If I were to run, I’d run as a Republican. They’re the dumbest group of voters in the country…” — meski belakangan terbukti kutipan itu fabrikasi belaka (People magazine, yang katanya sumber kutipan itu, menyatakan tidak pernah menerbitkannya). Tapi justru di situ ironinya: kutipan palsu pun dipercaya dan disebarkan berulang-ulang, persis menggambarkan gejala yang dikhawatirkan Aristoteles. ...

7 Agustus 2026 · 2 menit