Surat Al-Qadr hanya terdiri dari lima ayat, tapi memuat makna yang begitu dalam tentang malam yang lebih baik dari seribu bulan. Berikut tadabbur singkat, ayat demi ayat.

Ayat 1

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.

Petunjuk bagi umat manusia diturunkan di malam penentuan (lailatul qadr) yang sangat mulia itu. Berupaya raihlah malam penentuan bagi hidupmu sendiri.

Ayat 2

وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

Apakah malam penentuan itu?

Ayat 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.

Malam yang menentukan kebaikan selanjutnya dari seluruh sisa hidupmu.

Ayat 4

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Malam di mana kita dibimbing untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada ketentuan Allah. Malam di mana kita dibimbing untuk ridha pada seluruh ketentuan Sang Maha Pengatur yang diselenggarakan melalui para malaikat aparat-Nya.

Ayat 5

سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Dan semoga setelah kita meraih malam ketentuan itu, keselamatan dan kesejahteraan menyertai perjalanan hidup kita di dunia yang bagaikan gelapnya malam — karena kita tidak pernah benar-benar tahu — sampai nanti saatnya terbit fajar akhirat di mana segala sesuatu telah menjadi terang benderang.