Allah SWT berfirman:

لَا تُحَرِّكْ بِهٖ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهٖۗ

Jangan engkau (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur’an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. (QS. Al-Qiyamah: 16)

“1 Day 1 Juz”. “Kalian tidak ada apa-apanya dibanding ulama terdahulu yang bisa mengkhatamkan Al Qur’an sebanyak 2 kali dalam sehari…” Anjuran seperti ini yang sering kita dengar akhir-akhir ini. Ajakan untuk balapan membaca Al Qur’an. Sementara ayat ini jelas melarangnya.

Seperti dalam banyak hal lain, pemahaman Islam seringkali salah fokus. Seharusnya yang ditekankan kualitas (pemahamannya), tetapi yang ditekankan kuantitas (bacaannya). Seharusnya yang dipopulerkan kisah sahabat yang benar-benar mempelajari makna satu ayat dan kemudian mengamalkannya secara totalitas, baru setelah itu belajar ayat yang lain. Tetapi yang seringkali dinukil adalah kisah ulama salaf yang mengkhatamkan Al Qur’an dengan kecepatan yang tidak terbayangkan untuk dilakukan di zaman modern sekarang ini.

Lebih baik kita tadabbur 1 ayat 1 hari, daripada balapan baca Qur’an 1 juz 1 hari. Walaupun tentu itu masih jauh lebih baik daripada membiarkan Al Qur’an berdebu tak tersentuh sama sekali.