Seseorang disebut gila jika dia kehilangan keterhubungan dengan realitas. Pikirannya tidak lagi bisa membedakan khayalan dan kenyataan, sibuk dengan dialog-dialog yang hanya ada di kepala.

Bedanya kita dengan orang yang kita anggap gila, berbicara sendiri di pinggir jalan, hanyalah bahwa kita orang normal tidak mengeluarkan apa yang bersliweran di pikiran kita dengan kata-kata.