<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>Rumi on Ali Hasbullah</title>
    <link>https://alihasbullah.com/tags/rumi/</link>
    <description>Recent content in Rumi on Ali Hasbullah</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-ID</language>
    <lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2026 09:31:50 +0700</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://alihasbullah.com/tags/rumi/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Rumi tentang Perempuan</title>
      <link>https://alihasbullah.com/serpih/rumi-tentang-perempuan/</link>
      <pubDate>Sat, 08 Aug 2026 09:31:50 +0700</pubDate>
      <guid>https://alihasbullah.com/serpih/rumi-tentang-perempuan/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Maulana Rumi berkata:&lt;/p&gt;
&lt;blockquote&gt;
&lt;p&gt;Siang dan malam kau terus berjuang, berusaha memperbaiki perangai perempuan dan mensucikan kekotorannya melalui dirimu. Padahal jalan yang lebih baik adalah kau mensucikan dirimu melalui dirinya, bukan mensucikan dirinya melalui dirimu. Didiklah dirimu dengan perantaraan dirinya.&lt;/p&gt;
&lt;/blockquote&gt;
&lt;p&gt;Tidak ada kerahiban dalam Islam. Kalau hanya sekadar menahan syahwat seks, apalah tantangannya. Ujian sebenarnya dalam hidup, adalah seperti diajarkan Rasulullah Muhammad. Yaitu menikahi perempuan, menahan kesewenang-wenangannya, mendengarkan absurditasnya, dan menjalani susah senang hidup bersamanya, agar bisa mengasah perangai diri menjadi lebih jernih.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
