<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
  <channel>
    <title>Muhasabah on Ali Hasbullah</title>
    <link>https://alihasbullah.com/tags/muhasabah/</link>
    <description>Recent content in Muhasabah on Ali Hasbullah</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-ID</language>
    <lastBuildDate>Tue, 04 Aug 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://alihasbullah.com/tags/muhasabah/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Beratnya Membaca Al Qur&#39;an</title>
      <link>https://alihasbullah.com/serpih/beratnya-membaca-al-quran/</link>
      <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://alihasbullah.com/serpih/beratnya-membaca-al-quran/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Aku tahu sekarang mengapa sangat terasa berat membaca Al Qur&amp;rsquo;an. Rasanya seperti menjadi tertuduh yang ditelanjangi habis kesalahannya.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ketika Al Qur&amp;rsquo;an berbicara tentang orang munafik yang tidak pernah sungguh-sungguh membantu perjuangan Nabi, aku merasa berdiri di depan cermin dan melihat bayanganku di sana. Aku hanya berdiri di tepian saja, melihat teman-teman berjuang sepenuh hati menolong agama Allah. Aku hanya membantu sesempatnya saja, dan kalau menginfaqkan harta, hanya sebagian KECIL darinya.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Sibuk Memikirkan Orang Lain</title>
      <link>https://alihasbullah.com/serpih/sibuk-memikirkan-orang-lain/</link>
      <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://alihasbullah.com/serpih/sibuk-memikirkan-orang-lain/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Sungguh mulia hatiku. Aku selalu ingin tahu kabar teman dan saudaraku, dengan mengintip kehidupan mereka di Facebook dan Instagram. Ketika melihat kehidupan bahagia mereka di Instagram, aku termotivasi - walaupun diam-diam sedikit iri hati- dan ingin sekali seperti mereka. Aku ikut prihatin, tetapi sekaligus merasa sedikit lebih baik, ketika melihat penderitaan mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kuhabiskan energi dan waktu memikirkan mereka. Dan tiba-tiba aku sadar aku sudah tua dan begini-begini saja.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
